Widget HTML Atas

Semua Sesuai Rencana Anies Baswedan: Saya Tenggelamkan Ibu Kota Jakarta

Ada yang beda tentang banjir Jakarta tahun ini yang terjadi di bulan Februari. Bagaimana ia didepolitisasi dan didepolitisasi. Catatan ini sedikit mengutip dari mojok.co



Pertanyaan yang mungkin menggelitik kita saat ini adalah bagaimana ruang yang terkena dampak banjir di Jakarta digunakan atau di produksi.

Aktivis HAM mengajak kita bahwa banjir ini ulah kita semua. Jika dipikir dengan logika benar karena banyak dan menumpuknya sampah dan tidak terkelolanya aliran air dan terjadi kemampetan. Disisi lain, masyarakat meminta kenapa sampai saat ini masih banjir terus pengelolaannya seperti apa sejauh ini sampai sampai banjir masih berlanjut di Jakarta.

Saat menghadapi musibah seperti ini Haris Azhar justru mengajak untuk bisa membantu satu sama lain. Ya ini bisa dikatakan langkah yang tepat untuk penanganannya. Tapi pasti banyak dari mereka yang mungkin engga untuk bisa saling membantu. Pasalnya warga Jakarta ini lebih nikmat menikmati kenyamanan daripada keriuhan yang di akibatkan oleh banjir.

Hasil analisa yang bisa kita lihat dari berita yang turun dengan berbagai macam sumber. 
  • Banjir kiriman dari Puncak
  • Banjir karena hujan lokal
  • Banjir dari laut
Ini bisa dikatakan benar atau salah bagaimana kita memiliki sudut pandang yang mana? Jika dikatakan dari laut beberapa data mengatakan bahwa tanah di Jakarta mengalami penurunan permukaan setiap tahunnya. 

Curah hujan, ada beberapa faktor ini juga masih menjadi pengaruh non-manusia.

Mungkin jika kita perhatikan secara seksama ini bukanlah salah manusia rasanya, tapi ini kan rasanya bukan dari segi analisa yang terburuk. Lebih tepatnya kurang tepat, Mungkin. Jika kita lihat bagaimana pengelolaannya. Bagaimana ruang lingkup penanganan sampah, bagaimana kondisi curah hujan, bagaimana kondisi lingkungan sekitar. Itu mungkin bisa dikatakan sebagai pertanyaan yang perlu kita kaji saat ini.

Tapi kebanyakan dijakarta kan lebih mengharapkan penanganan tersebut itu daripada salah bantu. Apakah benar?

Oke mari coba kita sadari bersama. Ini hanya sekedar tulisan yang dibuat untuk mempertanyakan kepada diri kita sendiri bagaimana? Tidak ada salahnya untuk saling bahu membahu. Tapi kesadaran pemerintah juga harus dilakukan. Bukan malah ke enakan ye kan wkwk
mojokceria
mojokceria Mari Mojok Mari Bercerita dengan Secangkir Kopi

No comments for "Semua Sesuai Rencana Anies Baswedan: Saya Tenggelamkan Ibu Kota Jakarta"