Widget HTML Atas

Dampak Perubahan Iklim dalam sudut Pandang Makroekonomi

Perubahan iklim saat ini dianggap tidak begitu berdampak pada ekonomi makro, tetapi coba kita perhatikan kembali dari sisi ekonomi makro (makroekonomi) dari sisi demand (permintaan).



Penurunan produktivitas ekonomi dapat berdampak negatif kepada penawaran yang diakibatkan perubahan  pola curah hujan, suhu yang tinggi serta tekanan udara.

Beberapa sektor mungkin akan terpengaruh seperti pertanian, perkebunan warga, kehutanan, industri dan pariwisata salah satunya. Pada kondisi ini karena terpengaruh oleh dampak lingkungan ini dapat memicu produktivitas ditambah lagi dengan munculnya kesehatan yang mampu menurun karena produksi yang di hasilkan kualitas gizi yang buruk.

Pelambatan ekonomi akan mengalami kemungkinan terus meningkat diiringi dengan resiko inflasi yang selanjutnya meningkatkan ketidakpastian dan mungkin akan menumpuk hutang yang semakin tinggi. Kerentanan ini amat meningkatkan likuiditas dan juga inovasi pasar keuangan dan akan berdampak pada pasar barang.

Pada perubahan iklim akan mempengaruhi kebutuhan listrik yang akan bertambah pada kebutuhannya. Konsumsi energi meningkat diiringi untuk keperluan pendinginan ruangan karena semakin panasnya cuaca.

Untuk memperkirakan kerusakan yang disebabkan karena perubahan iklim, ara ekonom telah berusaha untuk mengukur bagaimana perubahan ekonomi agregat dipengaruhi oleh kenaikan suhu dan perubahan pola curah hujan.

Dengan menggunakan ekonometrik strategi baru yaitu membedakan antara efek jangka pendek dan jangka panjang; a. memperhitungkan umpan balik dua arah antara pertumbuhan ekonomi dan perubahan iklim; b. perubahan iklim yang terus menerus memiliki dampak negatif  jangka panjang pada pertumbuhan ekonomi.

Penulis: Tep/Op

Wisata Cibaliung
Wisata Cibaliung Mari Berjalan Mari Bercerita dengan Secangkir Petualangan

No comments for "Dampak Perubahan Iklim dalam sudut Pandang Makroekonomi "